Semangat Kartini. Perempuan dan Parkour

Written by bullseye on April 21, 2010 – 8:17 am -

Perempuan dan parkour menurut saya ada kesamaan, yaitu keindahan. Dalam parkour saya menemukan sebuah keindahan gerakan untuk melewati sebuah rintangan, gerakan yang efisien dan terlihat dinamis. Sama seperti perempuan yang selalu terlihat indah, cantik dan anggun. Tapi banyak sekali yang mengatakan parkour itu ekstrem. Pemikiran seperti inilah yang akhirnya membatasi seorang perempuan yang ingin mengenal parkour. Tak kenal maka tak sayang, mungkin cocok banget untuk kita yang belum mengetahui parkour lebih jauh.

Pujiati Sharani (Samarinda) - BalanceYukino Almira (Jakarta) - RunningAlin Rosliana (Bandung) - Cat Pass

Parkour sendiri adalah aktifitas dengan tujuan berpindah tempat dari satu titik ke titik lainnya seefisien dan secepat mungkin. Beberapa gerakan yang sering kita jumpai seperti berlari, melompat, melewati beberapa celah bahkan jungkir balik, adalah gerakan-gerakan yang terlihat sederhana. Tentu aja kita bisa bergerak, dan kenapa tidak sebagai seorang perempuan kita bisa melakukan gerakan seperti itu. Jangan hanya berpikir tingkat kesulitan dari sebuah gerakan, tapi berfikirlah bagaimana cara tubuh kita terbiasa melakukan gerakan tersebut.

Nadia Al Zahro (Malang) - Lazy VaultIka Rahmawati (Jakarta) - DropPebri Maryanti (Bandung) - Cat Balance

Jika kita memiliki tekad untuk berlatih parkour, mulailah dengan niat, tentu saja apapun jenis kegiatannya kita harus mulai dengan niat. Lalu mencoba berlatih bersama. Mungkin hari pertama mengikuti parkour kita akan merasa deg-degan. Yah banyak hal baru yang kita temukan disana. Dan lama kelamaan kita akan menemukan kesenangan dalam berlatih seni disiplin ini. Selain mendapatkan teman baru, mental kita semakin terbentuk.

Keuntungan bagi seorang perempuan yang berlatih parkour banyak sekali. Tubuh kita makin lentur, bisa bergerak dengan luwes, dan semakin lincah. Dan tidak hanya itu, ternyata parkour juga mampu mengubah jalan pemikiran seseorang.

Nova Ardi Astanti (Jakarta) - VaultAyudhia (Jakarta) - VaultNiki Nadya (Depok) - Drop

Dalam parkour kita tidak hanya melatih tubuh kita untuk lebih lincah dan fleksibel, namun ternyata mampu mengubah jalan pemikiran kita juga lebih fleksibel dalam menghadapi beberapa masalah yang terlihat biasa dalam kehidupan sehari-hari. Contoh kecil saja yang saya alami, saya merasa lebih mudah beradaptasi dalam lingkungan baru, kebetulan pekerjaan yang saya tekuni saat ini menuntut saya juga untuk beradaptasi cepat dengan lingkungan baru. Dan hal lainnya adalah kita akan lebih mengalir dalam menghadapi masalah tentunya juga menggunakan pemikiran matang. Seperti seorang praktisi parkour yang pernah berpesan kepada saya, perempuan harus bisa fleksibel, dan memang benar apa yang dia katakan. Dengan berfikir lebih fleksibel kita akan mendapatkan beberapa jalan pemikiran untuk melewati rintangan di depan kita.

Rifna Nurrahmawati (Tangerang) - VaultSonya Konvaleswani (Jogjakarta) - Cat Balance

Hal lainnya, setiap orang pasti memiliki titik kemampuan berbeda-beda. Saya pun masih banyak kekurangannya. Hal itu wajar. Namun dengan begitu kita nantinya akan bisa mengatasi beberapa ketakutan yang dihadapi dengan cara beradaptasi dengan ketakutan itu dan semangat berlatih mungkin membuat tubuh kita akan menjadi terbiasa dengan hal tersebut. Memang dalam parkour pembentukan mental sangat berperan besar. Mungkin sebagian dari kita awalnya merasa minder karena tidak bisa melakukan sebuah gerakan. Namun lama-kelamaan hal itu akan menjadi terlupakan jika kita mengubah cara berfikir kita dan percaya dengan kemampuan diri kita. Percaya diri hal lainnya yang akan kita temukan dalam berlatih parkour. Berlatihlah dan penuhi panggilan jiwa. Dengan kekuatan diri kita dan pola pikir yang terbentuk, kita pasti bisa melewatinya, perjuangkan itu semua untuk orang yang kita cintai. Jadi ngga ada lagi kan kata ekstrem kalau kita mengetahui keindahan dari parkour.

Alin Rosliana (Bandung) - Speed VaultLetsu Vella Sundari (Jogjakarta) - Quadrupedal Movement

Apabila kita melihat perjuangan seorang Kartini, beliau adalah sosok perempuan tangguh. Beliau memperjuangkan agar perempuan Indonesia mendapatkan kesetaraan dengan laki-laki. Begitu pula dalam parkour, kita lihat perempuan dianggap memiliki kekuatan yang setara dengan laki-laki. Dengan mengenal parkour kita akan mempelajari kembali bagaimana cara membangkitkan semangat Raden Ayu Kartini. Momen kali ini juga akan menunjukan sebuah titik balik ketangguhan seorang perempuan.

Semoga kita bisa menjadi Kartini-Kartini modern yang tidak mudah menyerah, selalu berusaha dan berjuang dengan semangat baru, dan tidak gampang mengeluh. Semoga dengan berlatih parkour dapat membentuk perempuan-perempuan Indonesia yang tangguh dan siap dalam menghadapi rintangan dalam hidup yang dimana setiap orang memiliki track kehidupan yang berbeda. Dan dengan pemikiran yang matang serta mental yang terbentuk akan menjadikan kita perempuan Indonesia, perempuan yang super. Banyak sekali superhero yang kita idolakan dari luar sana, kenapa tidak kita menciptakan sosok hero itu dari diri kita? Mulailah dengan hal yang kecil, contohnya melindungi orang-orang yang kita cintai disekitar kita. Parkour adalah seni yang indah, cocok untuk perempuan, dan tentu aja Parkour bukan olahraga ekstrem.

Pujiati Sharani (Samarinda) - Cat Pass

Salam tangguh untuk perempuan Indonesia.

Pujiati Sharani


Posted in Artikel | 21 Comments »


21 Responses to “Semangat Kartini. Perempuan dan Parkour”

  1. By yoga on Apr 21, 2010 | Reply

    wuih…. slut gwa. sip

  2. By Ayu on Apr 30, 2010 | Reply

    kereeenn…mau ikutan dong :D

  3. By deathart on May 5, 2010 | Reply

    kartini masa kini ,, tunjukan semangatmu,,

  4. By Rani on May 24, 2010 | Reply

    kereenn… di jakarta belajar nya dimana ya??? bisa latihan sendiri tanpa guru kah???

  5. By radd on May 24, 2010 | Reply

    http://www.parkourindonesia.web.id/jadwal-latihan/jamming-session-latihan-rutin-jakarta.html

  6. By attous traceur palembang on May 29, 2010 | Reply

    SEMANGAT TRACEUR KARTINI ! ! !
    :)

  7. By diora on Jun 11, 2010 | Reply

    nice article…apakah penulis juga traceur..?
    saya selalu tertarik dengan parkour/ADD. Tapi takut karena kesannya susah n risiko accident nya kayak nya lumayan ya (^^)
    maybe, it’s time to try..

  8. By sashaa7x on Jun 17, 2010 | Reply

    like this..
    mudah2an makin banyak cwe yang ikut parkour n jd the next traceuse..
    khususnya bwt parkour bali..
    ampe xrg q masii ndri jd traceuse d pk bali.
    huhu

  9. By Rini on Jun 25, 2010 | Reply

    sekarang saya yakin ttg parkour,
    trims buat penulis

  10. By Angga Jumperboy on Nov 1, 2010 | Reply

    Buat para traceur parkour cewe jangan kalh sama traceur cowo ok!!
    Viva La Parkour!!Let’s make our move guys!!

  11. By yey on Nov 8, 2010 | Reply

    saya tertarik dg parkour . tapi ada sedikit ketakutan . gimana dong ?

  12. By Tata on Nov 17, 2010 | Reply

    wah saya pingin ikut parkour jadinya setelah membaca artikel ini ..
    apakah anak berumur 12/13 tahun boleh ikut?

  13. By nana on Jan 26, 2011 | Reply

    hwaaaaaaaaaa……….aku jadi tambah pengen ikutan parkour niiiiiiiih!!! ^^

  14. By dinda on Jan 29, 2011 | Reply

    wah pengen ikut parkour , tapi disemarang ada gak ya pelatihannya ?

  15. By ongswi on Feb 19, 2011 | Reply

    R.A Kartini coba parkour pake kebaya

  16. By chulu on Apr 14, 2011 | Reply

    para cwe perkasa tuh dfoto,,, wahhh

    slm parkour,,

    chulu PK kendari

  17. By aldo on Apr 15, 2011 | Reply

    wihhh…
    cewe ikut parkour…
    keren abisss

  18. By vega on Jun 3, 2011 | Reply

    kalo mau gabung musti ada batas umur ga ya?

  19. By kadol on Aug 25, 2011 | Reply

    Salam…
    Saya sedang mencari beberapa wanita cantik yang bisa parkour, untuk shooting Iklan MIO. Mohon di kabarin ke email saya..
    Terima kasih untuk supportnya..
    budie kadol – Samsara pictures, Jakarta
    Bisa menghubungi erma 0813 897 54 333

  20. By rere on Oct 2, 2011 | Reply

    ihh mau ikutan dong aku,ada syarat2nya ga
    soalnya tangan aku agak geser sih,tapi tetep bisa gabung kan
    mohon infonya ya kaka :)

  21. By loei on Oct 14, 2011 | Reply

    minimal bisa ikutan usia berapa………trimakasih

Post a Comment