Terjemahan Interview Stephane Vigroux (Parkour Generations)
Written by qronoz on April 3, 2009 – 11:22 am -
*untuk subtitle Bahasa Indonesia, play video terlebih dahulu, kemudian klik panah di kanan bawah tampilan Youtube, pilih kotak yang kedua, kemudian pilih ‘Indonesian’*
- Permulaan
Sejarah dari parkour dan art du dispacement dimulai dari sekelompok anak muda yang menamakan diri mereka Yamakasi. Grup Yamakasi beranggotakan David Belle, Sebastian Foucan, Yann Hnautra, Charles Perrière, Malik Diouf, Guylain N’Guba-Boyeke, Châu Belle Dinh, Williams Belle, Laurent Piemontesi. Mereka adalah sekelompok teman yang melakukan suatu seni yang sama.
Kemudian karena adanya perbedaan cara pandang, muncullah beberapa nama untuk seni ini. David memilih parkour, dan Sebastian memilih freerun. Namun pada dasarnya, saya rasa semua setuju, ini semua bermula dari satu disiplin yang sama, nama yang sama, bentuk latihan yang sama. Sekarang itu telah berubah dan muncul nama-nama berbeda, namun pada permulaannya ini adalah latihan yang sama.
Mengenai saya, saya berlatih bersama David, kemudian saya bertemu Yamakasi setelahnya. Ini merupakan sesuatu yang baru, sangat menarik, dan sangat ditekuni dalam banyak hal: secara fisik dan mental. Saya hanya kagum akan bagaimana seseorang dapat mendesak diri mereka masing-masing.
Menjadi kuat adalah awal dari semuanya, apa artinya? Mereka menaruh nilai di balik kata ini – to be strong. Jadi ini dimulai secara fisik, melakukan tantangan-tantangan. Dapatkah kamu mengangkat batu ini? Dapatkah kamu mengangkat mobil ini? Dapatkah kamu mendorong ini? Dapatkah kamu melompat dan meraih tembok ini?
Mereka mulai menaruh angka-angka yang cukup tinggi dalam jumlah repetisi yang mereka lakukan dan melibatkan banyak insting. Pada saat itu belum ada metode yang jelas mengenai latihan seperti saat ini. Ini butuh waktu, bahkan untuk mereka, untuk memahami mengapa mereka melakukannya.
- Traceurs
Saat ini Traceur menjadi suatu kata yang umum. Semua orang menyebut praktisi dari parkour dan art du displacement sebagai traceur, dan saya tidak tahu bagaimana bisa sampai begini. Pada dasarnya, traceurs adalah sekelompok praktisi. Kelompok praktisi disiplin ini pada awalnya menamakan diri Yamakasi (termasuk di dalamnya David Belle, Sebastian Foucan, saya, dan teman-teman lain), kemudian beberapa waktu setelah itu kami menamakan diri kami traceur. Jadi menurut saya, ini memberi batasan mengenai siapa yang melakukan disiplin ini.
- Parkour Generations
Setelah semua masalah yang kami hadapi di Perancis dengan Sebastian Foucan mengenai pengembangan parkour, saya memutuskan untuk pergi dari Perancis dan tinggal di Thailand. Setelah beberapa tahun di sana, saya menyadari bahwa saya pribadi tidak mendapatkan apa-apa. Pada saat itu juga Chau dari Yamakasi menghubungi saya dan mengatakan pada saya untuk kembali ke Inggris dan melakukan sesuatu di sana, karena pada waktu itu disiplin ini mulai berkembang namun tidak dalam alur yang benar. Jadi saya harus pergi kesana dan merapikannya kembali. Saya bilang OK, saya akan pergi ke Inggris dan melihat apa yang terjadi di sana. Jika ada yang bisa dilakukan, mari kita lakukan. Sekarang atau tidak sama sekali.
Saya tiba disini, bertemu Forrest dan Dan, kemudian kami memulai Generations beberapa minggu setelah saya tiba di London. Saya menyadari jika saya ingin membuat suatu perubahan ke arah yang benar, saya harus melibatkan orang yang tepat. Jadi saya mulai menghubungi traceur-traceur Perancis. Kami telah mendapat gambaran mengenai apa yang akan kami lakukan agar disiplin berada pada maksud yang tepat. Saya bertemu Chau, William, Laurent, dan Yann. Mereka bilang OK, Stephane. Bagus. Kalau kamu melakukannya kami akan mendukungmu. Kita dapat melakukan sesuatu bersama-sama sebelum orang-orang melakukannya tanpa motivasi yang benar.
- Praktisi Pemula
Kami mendapati bahwa sangat sulit saat ini bagi para praktisi pemula untuk berlatih, karena bagi mereka parkour adalah sesuatu hal yang berbau media. Hal ini dapat menghasilkan uang dan menjadi sebuah pekerjaan. Bahkan jika mereka memiliki motivasi yang baik, aspek bisnis ini adalah sesuatu yang nyata. Ini akan sulit bagi mereka untuk memulai semuanya dari awal, memiliki pengertian yang benar, dan pendekatan yang benar tentang latihan. Seringkali orang-orang mengeluarkan energi dan berlatih, namun mereka tidak memperhatikan detail-detailnya. Contohnya, kamu menentukan jarak untuk melakukan quadrupedal – monkey walk dan seringkali kebanyakan orang akan berhenti sebelum garis yang ditentukan. Saya tidak mau mencurangi diri saya sendiri. Jika saya mengatakan sesuatu maka saya akan melakukannya. Ini mengenai sikap yang harus kita tunjukkan saat latihan lebih dari latihan itu sendiri.
Alasan kami bergabung bersama-sama dalam Parkour Generations adalah untuk memastikan orang-orang memiliki pengertian yang lebih baik mengenai apa itu art du displacement dan parkour. Untuk saat ini masalahnya adalah ada kesalah pahaman mengenai apa yang sebenarnya. Ini bukan mengenai melakukan backflip untuk membuat teman-temanmu kagum.
Jika kamu ingin bertahan dan menjaga tubuhmu, kamu harus benar-benar memikirkan apa yang kamu lakukan dan mengerti mengapa kamu melakukan ini. Apakah kamu tahu asal dari semua ini? Apakah kamu tahu mengenai semangat yang diemban pada disiplin ini? Bagaimana ini terbentuk? Kapan ini diciptakan? Jadi kami mencoba untuk menjaga nilai-nilai ini dan bagi kami ini adalah ilmu seumur hidup. Ini adalah seni dimana kita berlatih setiap hari. Tidak hanya fisik namun juga mental. Maksud saya, kita semua pasti ingin menjadi orang yang baik dalam kehidupan kita. Kita ingin berubah.
Tidak ada gunanya kamu kuat dalam pergerakanmu namun bersikap buruk dalam kehidupanmu sehari-hari. Ini adalah perjalanan yang panjang dan ini adalah perjuanganmu sehari-hari untuk meningkatkan dirimu. Untuk menjadi lebih baik, untuk memiliki sesuatu yang lebih dalam, kamu harus memberi usaha yang lebih dan memberi lebih banyak untuk demi diri kita sendiri. Kamu harus jujur terhadap dirimu sendiri, hadapi rasa takutmu, dan berbagi serta membantu orang lain. Inilah mengapa kami banyak menghabiskan waktu dengan orang-orang, kami melatih mereka, menolong mereka, dan mendesak mereka untuk menjadi lebih baik.
- Kompetisi
Saya rasa kompetisi berbahaya untuk ego kita. Saya menyukai aspek performance darinya, namun masalah dari kompetisi adalah parkour sendiri adalah suatu disiplin yang baru didirikan dan dikenal, dan saya rasa melakukan kompetisi bukanlah sesuatu yang tepat untuk disiplin ini.
Parkour sangat dekat dengan media, dengan kemauan untuk menyombongkan diri. Kamu pasti tahu, melakukan back flip, tampil dalam film, dan sejenisnya. Semua hal ini yang berhubungan dengan ego bukanlah sesuatu yang baik. Hal-hal tentang kompetisi ini bukanlah sesuatu yang baik.
Namun ini telah terjadi. Saya tidak menyukainya dan tidak mendukungnya sama sekali. Tidak ada satupun dari kami di Parkour Generations, bahkan Yamakasi, saya kenal Sebastian, saya kenal David, tidak ada satupun founder yang mendukung ‘World Freerun Championship’ beberapa waktu lalu. Saya menegaskan, tidak ada satu pun dari kami yang mendukung ini.
Apa yang mungkin akan kita lakukan kedepannya lebih kepada pertemuan sedunia. Jadi yang pertama, ini harus digerakkan oleh suatu asosiasi internasional. Negara yang berbeda-beda harus terlibat dalam prosesnya. Seluruh ide, masukan, dan diskusi dari mereka harus ditampung. Kita harus mendiskusikan ini bersama-sama. Kamu tidak bisa mengatakan inilah world freerun championship padahal hanya kamu yang mencetuskan dan merencanakannya. Ini tidak benar.
Jadi kami akan mencari jalan untuk membuat suatu event yang merepresentasikan semuanya. Ini harus direncanakan dengan baik. Inilah mengapa kami butuh waktu untuk melakukannya dan voila! Kami harap antara sekarang dan saat nanti kami siap untuk mengadakan event ini, banyak orang yang terlibat di dalamnya. Sehingga saya harap event yang kita buat bukan seperti event tidak jelas yang kita ketahui baru-baru ini karena saya yakin ini sangat buruk untuk citra dari disiplin ini.
Orang-orang menggunakannya untuk menghasilkan uang, itu baik untuk mereka namun ini tidak baik untuk disiplin yang kita tekuni. Disiplin ini masih baru dan dikembangkan, dan beberapa orang sudah merusaknya sebelum ini berkembang. Media mungkin memiliki pandangan yang salah mengenai disiplin ini.
Translated by: Daniel Giovanni
Source: Youtube
Tags: generations, interview, parkour, stephane vigroux
Posted in Artikel | 8 Comments »



By faried on Apr 15, 2009 | Reply
maju terus parkourindo
By ady on Apr 17, 2009 | Reply
saya tertarik dengan parkour dan ingin belajar.bagaimana cara latihan parkour sendiri dirumah??
terimakasih
By budjang parkour on Apr 17, 2009 | Reply
stuju wa, parkour mana da komptisi
yang gw tw tu kompetisi balap kaRUNG pas 17an
””””””””””””””””””””””””’
By qronoz on Apr 17, 2009 | Reply
@ady
Halo ady, untuk mulai berlatih Parkour, mungkin bisa lat dari artikel ini http://www.parkourindonesia.web.id/forum/viewtopic.php?f=11&t=179
Btw, boleh tau domisilinya? Siapa tau bisa direkomendasiin komunitas parkour yang deket sama lokasi tinggalnya.
By xxx on Apr 25, 2009 | Reply
persyaratan untuk masuk olahraga parkour itu seperti apa ?
apakah ukuran badan berpengaruh ?
karena tinggi badan saya 176 cm dan berat badan saya 110 kg,,,
apakah saya bisa berlatih parkour ?
By andrey on Apr 26, 2009 | Reply
aqw seorang B-Boy aqw seneng banget dengan x-game dan akhirnya aqw sekarang pengen banget belajar parkour tapi di batu g ada….
08990327846
help me, teach me…….. please……….
buat kribo parkournya malang, loe keren brow gw mau blajar keana but g ada transportasi… and g ada temen…
By HAFIZ ABDILLAH on May 8, 2009 | Reply
SUNGGUH PERNYATAAN YANG SANGAT LOGIS DENGAN FILOSOFI KEHIDUPAN YANG MEREKA TERAPKAN DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI MEREKA DIDALAM PARKOUR INI. (BACALAH HINGGA SELESAI DENGAN MEMAKNAI MAKSUD DAN TUJUAN MEREKA SECARA MENDALAM)
SAYA INGIN IKUT KOMUNITAS INI DAN LATIHAN PARKOUR DIJAKARTA, TAPI SAYA BELUM KENAL SIAPA-SIAPA DISANA, APAKAH BOLEH IKUTAN JIKA SAYA DATANG HANYA SENDIRIAN, NANTI SEPERTI ORANG ASING IKUT-IKUTAN LAGI….
TOLONG BERI SAYA INFONYA DAN CARA BERORIENTASI DENGAN KOMUNITAS PK INI…,SAYA ADALAH ANAK LAKI-LAKI BERUSIA 15 TAHUN, DAN INGIN MENGGELUTI PARKOUR KARENA FILOSOFI PEMBUAT PK INI SANGAT MENGESANKAN…
NO HP SAYA (FLEXI): (021)32403000
By fendi on Sep 19, 2010 | Reply
saya menyukai olah raga ini,sangat menantang bagi saya dan saya mau tahu metode latihan olah raga ini