Mengenal Bidan dan Pendidikan Kebidanan

Bidan adalah seseorang yang telah mengikuti program pendidikan bidan yang diakui di negaranya dan telah lulus dari pendidikan tersebut, serta memenuhi kualifikasi untuk didaftarkan (register) dan atau memiliki izin yang sah (lisensi) untuk melakukan praktik bidan. http://www.seragamibi.com/
Dulu, bidan hanyalah sebagai sebutan bagi orang yang belajar di sekolah khusus untuk menolong perempuan saat melahirkan. Penyebutan “menolong perempuan” bukan berarti seorang bidan dapat dipersepsikan layaknya sebagai seorang pembantu. Penolong di sini dapat diartikan sebagai orang yang memberikan pertolongan berupa layanan kesehatan yang memadai kepada Ibu yang sedang melahirkan (persalinan).
Bidan sering disebut sama dengan perawat, padahal keduanya memiliki perbedaan yang sangat besar meskipun keduanya sama-sama mengabdi dalam pelayanan kesehatan seperti halnya tenaga kesehatan lainnya.
Menurut Undang-undang No. 36 Tahun 2014 tentang Tenaga Kesehatan, bidan adalah tenaga kesehatan yang termasuk dalam kelompok ke dalam tenaga kebidanan, memiliki kewenangan untuk melakukan pelayanan kesehatan ibu, pelayanan kesehatan anak, dan pelayanan kesehatan reproduksi perempuan dan keluarga berencana.
Praktik Kebidanan
Bidan dapat melakukan praktik di berbagai tatanan pelayanan kesehatan seperti di Klinik, Rumah Sakit, Rumah Sakit Bersalin, Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA), termasuk melakukan praktik di rumah yang disebut dengan Bidan Praktik Mandiri (BPM). Area Pelayanan Bidan Bidan dalam menjalankan praktik, berwenang untuk memberikan pelayanan yg meliputi :
a. Pelayanan  kesehatan ibu
b. Pelayanan kesehatan anak
c. Pelayanan kesehatan reproduksi perempuan dan KB
Ilmu Kebidanan dan Pendidikan Bidan
Ilmu Kebidanan adalah satu bidang ilmu yang mempelajari keilmuan dan seni yang mempersiapkan kehamilan, menolong persalinan, nifas dan menyusui, masa interval dan pengaturan kesuburan, klimakterium dan menopause, bayi baru lahir dan balita, fungsi–fungsi reproduksi manusia serta memberikan bantuan atau dukungan pada perempuan, keluarga dan komunitasnya. Di dalam bahasa Inggris, kebidanan diterjemahkan sebagai “Midwifery” sedangkan bidan disebut sebagai “Midwife”.
Tujuan utama dari pendidikan kebidanan adalah untuk menghasilkan lulusan yang kompeten untuk menjadi bidan. Pendidikan bidan di Perguruan Tinggi di Indonesia telah ada sejak 1996 dan semakin berkembang di tahun 2008 hingga tahun 2012. Pendidikan Kebidanan terdapat di berbagai perguruan tinggi kesehatan antara lain: Akademi Kebidanan (Akbid), Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES), Politeknik Kesehatan (Poltekkes), Program Studi (Prodi) Ilmu Kebidanan di beberapa universitas. Beberapa mata kuliah yang dipelajari di dalam pendidikan kebidanan antara lain: Konsep dan Pelayanan Kebidanan, Asuhan Kebidanan pada Ibu dan Anak, Anatomi & Fisiologi, Dasar Obstetri & Ginekologi, Ilmu Gizi, Keluarga Berencana, Penatalaksanaan Kegawatdaruratan, Komunikasi & Konseling dan Praktik Kebidanan.

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *