Tragis remaja ini Tewas Terjatuh dari Gedung Usai Latihan Atraksi Parkour

Tragis remaja ini Tewas Terjatuh dari Gedung Usai Latihan Atraksi Parkour

Jual u ditch di Rusia telah mengatakan adanya sosok remaja yang berusia 13 tahun meninggal dunia disebabkan terjatuh dari lantai 9 dari sebuah bangunan gedung kosong. Remaja yang masih berusia 13 tahun tersebut jatuh ketika dia melakukan aksinya ekstrem parkour. Harga u ditch saat itu sedang berkembang pesat di kalangan masyarakat sebab banyak digunakan untuk membuat bangunan.

Tragis remaja ini Tewas Terjatuh dari Gedung Usai Latihan Atraksi Parkour

Setelah berhasil di lansir oleh Dailimay, Polisi mengemukakan pendapatnya bahwa seorang remaja yang bernama Tolya sudah sempat bergelantungan di tepian bangunan gedung lantai 9 dan tidak berpenghuni. Bangunan tersebut tepatnya berada di Saratov, bagian selatan Rusia. Akan tetapi ketika akan mengangkat dirinya naik, cengkraman tangan tidak mampu untuk membuatnya berdiri dan tangannya terlepas.

Seketika ketika tangan remaja itu terlepas langsung terjatuh dan membentur beton dari jual u ditch. Harga u ditch saat utu sedang banyak dicari karena kualitasnya memang benar-benar unggul.

Jual U Ditch Semakin Berkembang Pesat dengan Harga U Ditch Tertentu

Meninggalnya Tolya yang Terbentur Beton

Diungkapkan oleh polisi, bahwa Tolya telah melakukan aksi ekstrem parkour untuk diperlihatkan kepada teman-temannya. Akan tetapi aksi tersebut justru membuat nyawanya melayang. Dan aksi nekat yang dilakukan oleh Tolya harus berakhir tragis akibat jatuh dari lantai 9 dan terbentur beton dari jual u ditch.

Salah satu dari teman Tolya mengatakan, bahwa saat Tolya jatuh ia mendengar ada suara saat tubuhnya menyentuh tanah seperti ungkapan berikut ini “Kami mendengar suara ketika tubuhnya menyentuh tanah”, “Saya sangat terkejut saat melihat tubuhnya, saya hanya diam dan duduk di sana dekat dengannya shock selama setengah jam setelah kejadian itu”.

Kseniya Litvinova selaku juru bicara dari kepolisian setempat mengungkapkan bahwa pada saat itu Tolya bersama dengan teman-temannya diketahui bahwa mereka sering melakukan aksi nekat di gedung tersebut bahkan dibilang rutin melakukan aksinya.

Mereka tidak hanya nekat untuk melakukan aksi nekatnya akan tetapi sering berlatih untuk berlari, melompat dan bergelantungan di tepian bangunan dengan beton harga u ditch yang sudah digunakan untuk bangunan itu agar terhindar dari cidera.

Begini kata Kseniya Litvinova selaku juru bicara “Saat kami menemukannya remaja berumur 13 tahun ini sudah terbaring di lantai tanpa tanda-tanda kehidupan”. Ada yang menduga, bahwa Tolya beserta dengan teman-temannya sempat menenggak alkohol atau minuman keras sebelum melakukan aksi nekat nya di gedung bangunan tersebut.

Polisi juga akan melakukan penelitian lebih lanjut terkait dengan dugaan itu. Sedangkan ahli akrobat Rusia yang bernama Aleksandr Rusinov mengungkapkan pendapatnya bahwa ada kesalahan besar jika mengonsumsi alkohol sebelum melakukan atraksi sebab dalam keadaan tidak sehat Tolya berani untuk melakukan aksi yang dilakukan di sebuah gedung bahkan dari lantai 9.

Kesalahan besar yang dilakukan oleh Tolya dalam minum air keras atau alkohol sebelum melakukan atraksi parkour sehingga mengganggu keseimbangan dan keterampilannya bahkan berpengaruh terhadap fisik dan mental dari Tolya.

Karena pada saat mengonsumsi minum alkohol, bisa jadi tubuh dalam keadaan setengah sadar atau bahkan tidak sadar sama sekali sehingga tidak terasa dengan apa yang akan diperbuat seperti kasus dari Tolya.

Benar apa yang dikatakan oleh Kseniya Litvinova selaku juru bicara dari kepolisian terdekat “Adalah kesalahan terbesar jika meminum alkohol sebelum melakukan stunt karena alkohol akan mempengaruhi keterampilan serta keseimbangan Anda”. Tegas Kseniya Litvinova yang juga ungkap kasus Tolya terbentur beton dari Jual u ditch dengan ketentuan harga u ditch.

https://news.detik.com/internasional/d-3167665/remaja-rusia-tewas-terjatuh-dari-lantai-9-usai-lakukan-aksi-parkour

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *