Agar Terhindar Dari Cidera Saat Belajar Parkour

Agar Terhindar Dari Cidera Saat Belajar Parkour

Apakah parkour adalah olahraga yang berbahaya? Bagi yang tahu tentang teknik gerakan dasar parkour, mereka menganggap parkour itu tidak ubahnya seperti olahraga sepakbola. Pemain sepakbola bisa saja cidera. Akan tetapi, karena mereka tahu teknik bermain sepakbola, maka mereka bisa terhindar dari cidera tersebut.

Jadi, apakah olahraga parkour itu olahraga yang berbahaya? Jawabannya tidak jika Anda tahu teknik parkour. Itulah mengapa sebaiknya Anda belajar parkour dari ahlinya.

Anda bisa saja belajar otodidak. Toh banyak video tutorial jasa penulis artikel yang bisa Anda tonton, Anda amati, kemudian Anda pratekkan. Jika Anda tekun, Anda bisa menguasai gerakan-gerakan parkour dengan sangat baik.

Meskipun demikian, kemungkinan Anda mengalami cidera saat olahraga parkour itu ada. Sama halnya dengan para pemain sepakbola profesional. Mereka bisa saja cidera ketika bermain di atas lapangan hijau.

Yang membedakan antara pemain olahraga parkour yang ahli dengan yang amatir adalah bagaimana risiko cidera tersebut dikurangi.

Mengurangi Risiko Cidera Ketika Belajar Parkour

Anda akan semakin yakin untuk menekuni olahraga parkour ini setelah Anda tahu resiko cidera itu bisa dikurangi atau bahkan dihindari. Jadi, sudah tidak ada bayangan sama sekali lagi bawasannya parkour merupakan olahraga ekstrim dan berbahaya.

Berikut ini sekedar tips yang sudah banyak dipraktekkan oleh orang-orang yang suka dan ingin sekali belajar parkour.

  • Belajar Dengan Ahlinya

Tidak hanya instruktur. Tidak juga Anda harus masuk ke kursus parkour. Anda hanya perlu ikut dalam sebuah komunitas para pecinta parkour. Di sana pasti ada orang yang sudah ahli. Perhatikan saja bagaimana mereka melakukan gerakan-gerakan dasar parkour seperti vaulting, cat leap, backflip, dan gerakan yang cukup susah yaitu swing through.

Sangat mungkin sekali Anda akan mengalami cidera khususnya jika Anda melakukan backflip tanpa ditemani oleh ahlinya. Apalagi jika Anda asal-asalan dalam melakukan gerakan tersebut tanpa mengetahui teorinya.

  • Mengukur Diri Sendiri

Sepertinya tidak ada batasan dalam olahraga parkour. Pada intinya, parkour merupakan gerakan untuk melewati halangan dan rintangan. Jadi, yang menjadi pertanyaan adalah seberapa berani Anda dalam menaklukkan halangan dengan gerakan dasar parkour.

Tidak hanya belajar dengan ahlinya saja sehingga Anda bisa terhindar dri risiko cedera saat belajar parkour. Anda juga harus mengukur diri Anda sendiri dalam menaklukkan halangan dan juga dalam melakukan gerakan-gerakan tertentu.

Belajar dari ahlinya atau instruktur parkour hanya penting agar Anda bisa lebih cepat menguasai gerakan-gerakan parkour. Untuk menuju ke level selanjutnya, yang diperlukan hanya keberanian serta kemampuan diri Anda sendiri.

Jadi, ukur kemampuan diri Anda. Jika Anda belum siap untuk melakukan gerakan tertentu atau menaklukkan rintangan tertentu, maka sebaiknya jangan lakukan.

  • Belajar Dari Orang Yang Pernah Cidera

Pada intinya Anda harus mengamati. Inilah belajar, yaitu proses mengamati orang lain kemudian Anda menirukan.

Namun, Anda tidak hanya fokus mengamati bagaimana melakukan gerakan parkour. Anda juga harus mengamati bagaimana cidera bisa dialami oleh orang yang melakukan parkour.

Dengan demikian, diharapkan Anda tidak melakukan kesalahan seperti yang dilakukan oleh orang tersebut.

  • Memahami Area Yang Anda Gunakan

Seperti yang telah disinggung sebelumnya, olahraga ini tidak memiliki batasan. Anda bisa melakukan parkour di area manapun, entah itu di halaman terbuka, gedung bertingkat, jembatan, dan lain sebagainya.

Dan setiap area memiliki rintangan tersendiri untuk Anda taklukkan. Oleh sebab itu, agar terhindar dari cidera, Anda perlu memahami benar-benar area yang Anda pilih untuk melakukan olahraga parkour ini.

  • Pemanasan

Olahraga parkour ini secara keseluruhan memerlukan kekuatan badan, terutama kaki dan tangan. Sebaiknya Anda melakukan warming up atau pemanasan terlebih dahulu sebelum melakakan parkour.

Pemanasan bisa Anda lakukan dengan lompat bawah dan lompat atas, scout jump, lari kecil, dan gerakan-gerakan lainnya yang memungkinkan otot kaki dan tangan Anda sudah siap.

Tidak Ada Proteksi

Mereka yang menganggap parkour itu olahraga berbahaya lantaran tidak ada proteksi yang digunakan. Lihat saja bagaimana orang yang hobi parkour sama sekali tidak mengenakan alat pengaman. Pemain sepakbola saja menggunakan alat pengaman seperti decker untuk sepakbola.

Yang diperlukan hanya pakaian yang bisa membuat Anda mudah bergerak. Kaos dan celana harus longgar sehingga memungkinkan Anda bisa bergerak bebas.

Begitu juga dengan sepatu. Ini harus benar-benar Anda perhatikan. Gunakan sepatu yang sesuai dengan ukuran kaki Anda. Jangan memilih sepatu yang berat. Perhatikan juga sol sepatu. Jangan memilih sepatu dengan permukaan bawah yang terbuat 100% dari karet karena bahan tersebut akan memperlambat Anda dalam melakukan gerakan.

Proteksi yang Anda butuhkan hanyalah kewaspadaan serta kemampuan Anda dalam membaca situasi dan rintangan. Dengan demikian, Anda bisa merespon dengan membuat gerakan yang bisa membuat Anda melewati rintangan tanpa cidera ketika Anda melakukan parkour.

https://www.sahabatartikel.com/

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *