Perempuan Harusnya Suka Olahraga Parkour

Tidak banyak perempuan yang suka dengan olahraga parkour. Masih ada stigma di mana parkour dianggap sebagai olahraga ekstrim yang hanya bisa dilakukan oleh laki-laki. Padahal tidak demikian.

Ini seperti halnya olahraga lainnya. Dulu, sepakbola dan bola basket dianggap sebagai olahraga untuk laki-laki saja. Sementara renang dianggap sebagai olahraga untuk perempuan. Stigma tersebut lambat laun hilang. Kini sudah tidak aneh lagi perempuan bermain sepakbola dan bola basket. Begitu juga tidak sedikit renang dilakukan oleh laki-laki.

Dan inilah yang akan terjadi pada olahraga parkour. Jumlah perempuan yang suka dengan parkour memang masih sedikit. Namun, jika tahu parkour memberikan manfaat bagi perempuan, mungkin akan banyak sekali perempuan yang mulai belajar parkour.

Selain Alasan Stigma

Sebenarnya tidak hanya di Indonesia saja yang mengalami hal ini. Di negara-negara maju juga sama. Banyak perempuan yang tidak suka olahraga parkour.

Alasannya bukan hanya stigma. Parkour dianggap sebagai olahraga yang tidak formal. Memang tidak ada level pada olahraga ini. Dan tidak ada juga kompetisi yang diselenggarakan. Lain hal dengan olahraga lain yang selain ada level, ada juga kompetisi yang digelar sehingga lebih banyak orang yang termotivasi untuk menekuni olahraga tersebut.

Sementara itu, parkour tidak seperti olahraga bulutangkis atau sepakbola yang ada kompetisinya. Bahkan, ada masa depan yang bisa diharapkan jika mereka menekuni olahraga tersebut. Mereka bisa menjad pebulutangkis atau pesepakbola profesional yang bisa mendapatkan uang dari setiap kompetisi yang mereka ikuti. Berbeda dengan parkour, bukan?

Ada juga yang beranggapan bawasannya parkour itu olahraga jalanan. Lihat saja para pecinta parkour menaiki gedung tanpa ijin. Parkour terkesan olahraga urakan. Padahal banyak sekali manfaat yang bisa diambil dari olahraga ini, khususnya perempuan.

Manfaat Olahraga Parkour Bagi Perempuan

Kesampingkan dulu masalah stigama atau ketidakpopuleran olahraga parkour di kalangan perempuan. Akan tetapi, lihat dulu apa manfaat yang bisa diambil jika seorang perempuan melakukan olahraga parkour.

  • Memiliki Tubuh Proporsional

Cantik tidak hanya terlihat dari wajah saja. Tapi juga dari badan. Terlalu kecil tidak menarik. Begitu juga terlalu besar.

Banyak laki-laki yang suka dengan wanita yang memiliki tubuh yang proporsional. Lihat saja banyak sekali iklan produk yang menggunakan olahragawan perempuan sebagai modelnya, tidak lagi hanya model yang memang memiliki paras yang cantik. Hal tersebut disebabkan ketertarikan yang berbeda.

Jadi, jika ingin cantik, perempuan tidak cukup menghabiskan uang untuk membeli kosmetik atau baju. Kecantikan sudah bisa ditujukkan dari tubuh yang proporsional. Dan itu bisa didapatkan dengan cara bermain olahraga parkour. Pasalnya, olahraga yang satu ini akan menguatkan seluruh tubuh. Tidak hanya program diet yang hanya fokus untuk mengecilkan perut, lengan, dan pinggang.

  • Percaya Diri

Salah satu keuntungan dari melakukan olahraga parkour adalah meningkatkan kepercayaan diri. Hal ini dirasakan oleh semua pecinta parkour, entah itu laki-laki atau perempuan.

Untu perempuan, tentu saja kepercayaan diri ini sangat penting. Perempuan yang percaya diri cenderung tidak merasa inferior khususnya dihadapan laki-laki.

Bagaimana olahraga parkour bisa meningkatkan kepercayaan diri?

Tentu saja bisa. Parkour tidak hanya olahraga yang bisa menguatkan otot dan tulang. Lebih dari itu, ada pengaruh terhadap psikologi pecinta parkour. Gerakan ekstrim yang bisa dilakukan serta rintangan berbahaya yang bisa dilalui membuat mereka merasa tidak lagi ada hal yang mustahil untuk dilakukan. Dan kepercayaan diri pun akan muncul.

Jadi, apa yang harus dipikirkan lagi?

  • Outstanding

Terlihat berbeda. Inilah kesan yang terlihat dari perempuan yang suka olahraga parkour. Hal ini disebabkan perempuan terkesan lemah. Sementara, mereka yang bermain parkour terlihat hebat dan kuat.

  • Keselamatan

Sebenarnya ini manfaat paling utama dan menjadi alasan kenapa perempuan sebaiknya suka olahraga parkour. Dari sudut pandang sejarah, parkour memang merupakan olahraga halang rintang yang digunakan untuk memaksimalkan gerakan untuk menghindari rintangan. Dan ini bisa digunakan sebagai cara melarikan diri dari bahaya.

Bagi perempuan, ini menjadi sangat penting ketika kondisi bahaya. Jika tidak mengusai bela diri, bukankah cara yang paling tepat adalah melarikan diri?

Bisa dikatakan olahraga parkour merupakan olahraga yang wajib dikuasai oleh perempuan yang ingin melindungi diri dari bahaya. Ini menjadi alternatif jika seorang perempuan tidak mengusai bela diri.

Gerakan Parkour Untuk Perempuan

Ada banyak sekali gerakan dasar parkour. Dan pada dasarnya setiap pemain parkour bisa melakukan improvisasi sendiri gerakan-gerakan tersebut. Dan inilah yang membuat satu orang melakukan gerakan yang sama tapi sedikit berbeda dengan orang lainnya. Begitu juga ketika menaklukkan rintangan yang sama. Meskipun rintangannya sama, gerakan yang dilakukan bisa saja berbeda.

Memang gerakan tersebut bisa dipelajari secara otodida. Akan tetapi, sangat disarankan agar ada instruktur profesional yang mendampingi. Tujuannya agar menghindari cedera yang bisa saja terjadi.

Lalu, apakah ada perbedaan antara gerakan parkour untuk laki-laki dan perempuan? Tidak ada. Semuanya. Yang terpenting, pemula sebaiknya mempelajari gerakan-gerakan parkour dasar seperti safety vault. Baru kemudian lanjutkan belajar gerakan yang lebih rumit seperti monkey vault, cat leap, backflip off the wall, dan lain sebagainya.

Carilah komunitas pecinta parkour di sekitar jika ada.  Bergabung dengan komunitas parkour akan semakin mempermudah dalam mengembangkan penguasaan gerakan-gerakan parkour. Akan lebih baik jika komunitas parkour tersebut hanya untuk perempuan. Bagaimanapun juga, kekuatan laki-laki dan perempuan itu berbeda. Jadi, perempuan sebaiknya bergabung dengan pecinta parkour perempuan agar bisa belajar dengan level yang sama.

 

 

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *