Siapa Bilang Parkour Bukan Olahraga Yang Aman

Setiap jenis olahraga pasti ada risikonya. Tak terkecuali dengan olahraga parkour. Namun, hal tersebut tidak lantas membuat olahraga yang satu ini sangat tidak aman untuk dilakukan.

Lihat saja bagaimana olahraga badminton yang terlihat sangat aman untuk dilakukan. Akan tetapi, siapa sangka jika pemain badminton bisa mengalami cidera lengan, kaki, dan bagian tubuh yang lain.

Begitu juga dengan olahraga yang lainnya seperti sepakbola di mana pemainnya bisa mengalami cidera kaki yang cukup parah, olahraga bola basket yang rentan sekali dengan benturan antara pemain, dan lain sebagainya.

Jadi, terlalu cepat jika mengatakan parkour merupakan olahraga yang tidak aman. Apalagi pandangan tersebut lantas membuat mereka melarang anak atau saudara mereka untuk tidak melakukan olahraga ini.

Mereka seharusnya membalikkan pola pikir mereka. Bagaimana pemain sepakbola tidak mengalami cidera pada bagian kaki. Bagaimana pemain bola basket tidak terluka jika mengalami benturan.

Jawabannya adalah teknik. Setiap olahraga memiliki teknik yang harus dikuasai oleh olahragawan. Dan teknik inilah yang akan membuat orang mahir serta pada saat yang sama ia terhindar dari risiko terkena cidera.

Begitu juga dengan olahraga parkour. Ada teknik yang harus dikuasai. Masih berpikir parkour merupakan olahraga yang tidak aman?

Dua Hal Penting Selain Teknik Parkour

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, parkour bukanlah olahraga yang tidak aman jika pemain menguasi teknik. Pada dasarnya, parkour merupakan gerakan-gerakan saja. Hanya saja, setiap gerakan memerlukan teknik tertentu. Contohnya saja, Anda harus tahu bagaimana melakukan backflip off the wall, vaulting, cat leap, swing through, dan lain sebagainya. Semuanya membutuhkan teknik.

Akan tetapi, bukan teknik saja yang harus Anda kuasai.

1. Persiapan Yang Matang

Apakah Anda tahu parkour itu menitik-beratkan pada apa? Betul sekali. Kekuatan fisik, terutama kekuatan kaki dan tangan. Dan hal ini juga terkait dengan pernafasan.

Oleh sebab itu, sebelum melakukan gerakan parkour, sangat disarankan agar Anda melakukan warming up atau pemanasan. Anda bisa melakukan push up untuk menguatkan tangan, scout jump untuk menguatkan kaki, dan lari untuk melatih pernafasan.

Persiapan tersebut bisa dilakukan sebelum melakukan parkour atau juga dilakukan sebagai cara untuk memperkuat fisik Anda.

Yang pasti, jangan sampai Anda langsung melakukan parkour jika ternyata fisik Anda belum siap. Ini sangat penting karena fisik yang siap akan membuat Anda bisa terhindar dari hal buruk yang bisa terjadi.

2. Peralatan

Sebenarnya tidak ada peralatan khusus yang harus Anda bawah. Olahraga ini berbeda dengan badminton yang harus menggunakan alat khusus berupa raket dan shuttle cock. Olahraga ini juga tidak sama dengan sepakbola yang harus ada lapangan standar, bola, serta gawang.

Yang diperlukan hanyalah sepatu serta pakaian atau outfit yang tepat. Mengenai sepatu, ada beberapa kriteria sepatu parkour yang harus menjadi pertimbangan ketika Anda ingin membeli sepatu. Salah satunya adalah pertimbangan berupa berat sepatu. Pastikan sepatu yang Anda kenakan ringan.

Selain itu, penting juga untuk memilih sepatu dengan sol yang terbuat dari bahan tertentu yang membuat Anda nyaman dan aman untuk mendarat.

Dan yang pasti, usahakan sepatu yang Anda kenakan benar-benar sesuai dengan ukuran kaki Anda. Jangan terlalu kecil dan juga jangan terlalu besar. Sepatu harus benar-benar pas dengan ukuran kaki Anda.

Dua hal tersebutlah yang membuat parkour tidak lagi dianggap sebagai olahraga yang ekstrim, berbahaya, dan tidak aman.

Apakah Mungkin Anak-Anak Bisa Melakukan Parkour?

Selama ini, yang banyak dipahami oleh masyarakat adalah bawasannya parkour merupakan olahraga ekstrim dan berbahaya. Oleh sebab itu, olahraga tidak cocok untuk dilakukan oleh anak-anak.

Padahal, dengan penjelasan di atas bawasannya ada teknik serta peralatan yang bisa membuat olahraga ini aman untuk dilakukan, seharusnya anak-anak pun bisa melakukan hobi yang satu ini.

Apalagi banyak manfaat yang bisa didapatkan selain bisa memiliki tubuh yang kuat dan sehat. Menurut mereka yang suka dengan olahraga yang satu ini, mereka merasa lebih percaya diri ketika mereka bisa melakukan gerakan-gerakan yang berbeda dalam parkour ini. Apalagi parkour bukanlah olahraga yang lebih banyak dilakukan secara individu. Kebanyakan mereka berkumpul dan membuat komunitas parkour. Dan ini akan membuat orang yang suka olahraga parkour lebih percaya diri.

Bukankah kepercayaan diri ini sangat penting bagi anak-anak?

Selain itu, anak juga akan memiliki keberanian. Anak yang berani akan mampu mengoptimalkan potensi yang ia punya. Dan keberanian ini harus dilatih. Salah satunya dengan cara melakukan parkour.

Jadi, apakah parkour bisa dilakukan anak-anak? Tidak lagi bisa, tapi sangat dianjurkan anak-anak menyukai olahraga yang satu ini mengingat banyaknya manfaat yang bisa mereka dapatkan.

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *